Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Heni Hamidah mengatakan, berdasarkan laporan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris dan KBRI Roma, kondisi WNI di kedua negara tersebut masih aman.
“Hingga saat ini, KBRI Paris dan KBRI Roma belum menerima laporan mengenai adanya WNI yang terlibat maupun terdampak akibat demonstrasi tersebut,” kata Heni dalam pernyataan tertulis, Senin, 19 Oktober 2026.
Kemlu mengimbau seluruh WNI di wilayah akreditasi Prancis dan Italia agar meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi resmi dari otoritas setempat, serta menghindari lokasi demonstrasi dan kerumunan massa.
WNI juga diminta menyesuaikan rencana perjalanan dengan mempertimbangkan potensi gangguan transportasi umum dan mengikuti arahan otoritas keamanan setempat.
Dalam keadaan darurat, WNI di Prancis dapat menghubungi Hotline KBRI Paris di nomor +33-6-2112-2109, sedangkan WNI di Italia dapat menghubungi Hotline KBRI Roma di nomor +39-338-954-2333.
Gelombang demonstrasi di Eropa dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap kenaikan biaya hidup, rendahnya upah, serta sulitnya mendapatkan hunian terjangkau.
Mengutip laporan Al Jazeera, Minggu, 18 Oktober 2026, aksi protes berlangsung di Prancis, Belgia, Italia, dan Portugal.
Di Prancis, lebih dari 550.000 orang turun ke jalan, sementara kerusuhan di Milan, Italia, menyebabkan sedikitnya dua polisi terluka dan sekitar 50 demonstran ditahan.
BERITA TERKAIT: