Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal

Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Sabtu, 17 Oktober 2026, 05:12 WIB
Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal
Petugas kepolisian berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan lingkungan, tetapi juga memukul telak keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gangguan logistik, keterbatasan mobilitas masyarakat akibat kabut asap tebal, hingga penurunan daya beli mengancam ketahanan ekonomi daerah.

Menanggapi situasi tersebut, Pakar UMKM dan Kewirausahaan sekaligus Founder & CEO Wiranesia Foundation, Faransyah Jaya menilai penanganan dampak karhutla tidak boleh hanya berfokus pada mitigasi bencana fisik, tetapi juga harus mencakup mitigasi ekonomi bisnis kerakyatan.

"Tanpa intervensi cepat, kita berisiko menghadapi gelombang penurunan daya saing bagi para pelaku usaha di tingkat tapak," kata Faran dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu 17 Oktober 2026.

Untuk menjaga stabilitas ekosistem kewirausahaan di daerah terdampak bencana, Faran merekomendasikan tiga langkah strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan.

Di antaranya adalah pemberian relaksasi keuangan dan restrukturisasi kredit, akselerasi transisi ke model bisnis digital dan penguatan kewirausahaan hijau (green entrepreneurship)

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Melindungi usaha mereka di tengah krisis iklim adalah bentuk nyata menjaga ketahanan nasional," tutup Faran.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA