Rekening Gratis Rp50 Ribu Mulai November 2026, Desil 1-4 Jadi Prioritas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 14 Oktober 2026, 12:49 WIB
Rekening Gratis Rp50 Ribu Mulai November 2026, Desil 1-4 Jadi Prioritas
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Kecil Besar
rmol news logo Pelaksanaan program pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 direncanakan mulai November 2026.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, pemerintah masih mematangkan instrumen dan mekanisme pelaksanaan program tersebut.

“Ya dari pemerintah itu yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening ya, Rp50.000 itu. Bagaimana instrumennya, mekanismenya, alatnya itu nanti akan kita bicarakan lagi,” kata Dradjad di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ia memastikan program tersebut ditargetkan berjalan sebelum akhir tahun ini sesuai rencana pemerintah.

“2026 kita harapkan bisa jalan. Karena memang kita siapkan untuk 2026. Jadi kan sekarang udah Oktober, ya. Mudah-mudahan kalau waktu dekat bisa segera jalan. Iya (November),” kata Drajad.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Ferry Irawan menambahkan, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi sasaran prioritas pembukaan rekening gratis.  

Pada tahap awal, program ini diprioritaskan bagi 25,1 juta penduduk berusia di atas 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4.

“Target kita prioritas sekarang di desil 1-desil 4, sekitar 25,1 juta penduduk kita yang kita akan targetkan untuk pembukaan rekening. Di atas 17 tahun. Prioritas sekarang desil 1 dan desil 4 yang prioritas kita,” kata Ferry.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk program pembukaan rekening bank gratis bagi masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan perhitungan awal berdasarkan perkiraan 200 juta penduduk sebagai sasaran program. Namun, pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sehingga anggaran tidak langsung dicairkan seluruhnya.

“Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta (dolar AS) atau sekitar Rp11 T (triliun) lah,” ujar Airlangga di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Untuk diketahui, program pembukaan rekening gratis ini disiapkan sebagai sarana penyaluran berbagai bantuan pemerintah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA