Siswa Tak Lagi Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Begini Penjelasan Pemerintah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Kamis, 08 Oktober 2026, 15:59 WIB
Siswa Tak Lagi Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Begini Penjelasan Pemerintah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Kecil Besar
rmol news logo Sekolah tidak boleh hanya menjadi tempat bagi murid dalam mengejar nilai dan naik tingkat atau kelas setiap tahun. 

Sebaliknya, para siswa diajak untuk lebih menekankan kedisiplinan, daya juang, serta kesiapan siswa menghadapi kompetisi. Salah satu opsi yang tengah disiapkan adalah mengembalikan kebijakan tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027.

Pernyataan itu merupakan rekomendasi dari Dewan Pendidikan agar mekanisme kenaikan kelas tidak lagi diberlakukan secara otomatis.

”Kalau ini disetujui dan mungkin menjadi bagian dari rekomendasi konvensi ini, tentu kami akan siap melaksanakan,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dalam keterangan resmi pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Secara teknis, lanjut Mu'ti kebijakan tersebut berpotensi mulai diterapkan pada tahun ajaran 2027 dan seterusnya. Artinya, tidak semua murid secara otomatis melanjutkan ke kelas berikutnya hanya karena telah menyelesaikan satu tahun pembelajaran.

Perubahan itu diperlukan untuk membangun kembali kesungguhan siswa dalam belajar. Dia menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai ”rumus RMS”, yakni ”rajin malas sama saja”.

"Kondisi tersebut dinilai tidak sehat jika dibiarkan menjadi budaya dalam sistem pendidikan. Karena banyak murid itu yang mengikuti rumus RMS, rajin malas sama saja,” jelasnya.

Bagi Mu’ti, sekolah harus memberikan ruang bagi siswa untuk merasakan bahwa proses belajar membutuhkan usaha.rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA