Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah Bukit Mas Siahaan mengatakan, saat ini Gen Z belum banyak masuk ke pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Porsinya baru sekitar 7,4 persen dari total pembiayaan KPR BCA Syariah.
Sebaliknya, pembiayaan KPR masih didominasi nasabah dari kelompok generasi milenial dengan porsi mencapai 71,23 persen.
"Kalau dilihat dari data kami, untuk yang KPR, KPR itu memang masih didominasi oleh generasi milenial, sekitar 71 persen. Dan berikutnya didominasi oleh masih gen X ya sebagiannya," kata Bukit di Kantor Pusat BCA Syariah di Jakarta, dikutip Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurut Bukit, komposisi tersebut berpotensi berubah seiring pergeseran demografi. Dominasi milenial dalam pembiayaan KPR diperkirakan secara bertahap akan diikuti peningkatan kontribusi Gen Z.
"Tetapi ini kami yakin akan bergeser. Karena nanti gen X otomatis akan berkurang, dia akan bergeser kepada generasi yang milenial dan gen Z," kata Bukit.
Meski belum menjadi pemain utama di KPR, Bukit menyebut Gen Z justru sudah menunjukkan minat yang lebih besar pada produk pembiayaan emas.
Berdasarkan data BCA Syariah, kontribusi Gen Z terhadap pembiayaan emas telah mencapai kisaran 19 hingga 20 persen.
"Nah, yang menariknya, untuk emas, itu mulai antaranya lebih tinggi, yang gen Z. Gen Z itu mulai lebih tinggi, antaranya sekitar 19 persen, sampai 20 persen itu gen Z untuk mengambil emas," ungkap Bukit.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu indikasi perubahan kebutuhan finansial nasabah muda. BCA Syariah pun melihat Gen Z sebagai segmen yang memiliki ruang pertumbuhan besar bagi bisnis konsumer perseroan ke depan.
"Kami melihat peluang-kebuang ini, inilah yang terjadi saat ini. Bahwa peluang makin besar di generasi yang gen Z di depan," tandas Bukit.
BERITA TERKAIT: