Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di 3 Daerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 05 Agustus 2026, 20:53 WIB
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di 3 Daerah
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono rapat audiensi bersama Wakil Bupati Probolinggo Lora Fahmi, beserta jajaran. (Foto: Dok. Kemensos)
Kecil Besar
rmol news logo Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengecek progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen di tiga daerah, yakni Kuantan Singingi (Kuansing), Polewali Mandar, dan Probolinggo.

Progres pembangunan disampaikan masing-masing kepala daerah saat audiensi dengan Agus Jabo di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. Pembangunan di Kuansing dan Polewali Mandar telah berjalan, sedangkan Probolinggo masih menyelesaikan persoalan lahan.

Agus Jabo mengatakan, keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan pemerintah daerah, mulai dari kesiapan lahan hingga penyelenggaraan pendidikan.

“Tinggal jenengan mengelola. Saya minta tolong, bupati dan jajarannya mendukung kepala sekolah dan kebutuhan-kebutuhan yang ada di sekolah itu,” ujar Agus Jabo.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya memutus transmisi kemiskinan melalui pendidikan.

“Beliau tidak ingin kalau orang tuanya miskin, anaknya ikut miskin. Sekolah Rakyat ini jalan untuk menggraduasi saudara-saudara kita yang miskin melalui jalur pendidikan,” katanya.

Di Kuansing, Plt Bupati Muklisin melaporkan pembangunan gedung permanen di Komplek Sport Center Teluk Kuantan telah mencapai 90 persen. Pemerintah daerah menargetkan sekolah mulai beroperasi pada Agustus 2026.

“Alhamdulillah, kami satu-satunya di Provinsi Riau yang mendapatkan kepercayaan membangun gedung permanen Sekolah Rakyat,” ujar Muklisin.

Sementara di Polewali Mandar, pembangunan dilakukan di atas lahan hibah seluas 6,5 hektare di Desa Sambalibali, Kecamatan Luyo. Ketua DPRD Polewali Mandar Fahry Fadly menyebut daerahnya menjadi salah satu dari dua lokasi Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat.

Adapun Probolinggo masih menyelesaikan administrasi lahan. Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini alias Lora Fahmi mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan 5,2 hektare dan menyiapkan tambahan lahan hingga memenuhi kebutuhan sekitar 7 hektare.

“Untuk lahan yang sudah ready 5,2 hektare, yang sisa untuk sampai 7 hektare ada tanah kas desa yang hari ini sudah mendapat persetujuan,” ujar Lora Fahmi.

Ia berharap proses tersebut segera rampung sehingga pembangunan Sekolah Rakyat tahap III di Probolinggo dapat dimulai. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA