Fadel: Sejak Zaman Soeharto Sudah Biasa Jasa Pelobi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 09 November 2015, 14:34 WIB
rmol news logo Partai Golkar menyayangkan langkah Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi yang buru-buru membatah tudingan adanya makelar lobi pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad, lobi politik yang terjadi dalam diplomasi antar negara adalah wajar, sehingga tidak ada kewajiban untuk dibantah.

"Saya kira kalau ada pelobi itu wajar-wajar saja, tidak perlu harus dibantah," ujarnya ketika ditemui di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (9/11).

Fadel mengungkapkan, penggunaan jasa pelobi kerap digunakan pejabat di era Orde Baru jika hendak bertemu orang penting di luar negeri. Begitu juga di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Dengan Pak Soeharto juga ada konsultan itu, zaman Pak SBY juga ada. Seingat saya juga ada orang yang lobian itu," jelasnya.

"Tidak perlu menjadi kerisauan dan dibantah-bantah. Biasa-biasa aja," tegas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut. [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA