Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surahman Hidayat menilai penayangan film itu sangat tendesius melecehkan dan menghina sejarah Islam.
"Pihak
ANTV harus segera menghentikan penayangan film tersebut, agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," kata Surahman beberapa saat lalu (Sabtu, 27/12).
Surahman berharap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)] pun memberikan teguran kepada
ANTV dan meminta untuk menghentikan film tersebut.
"Seharusnya pihak
ANTV melakukan penyeleksian terhadap tayangan-tayangan yang berpotensi menimbulkan kontroversi di masyarakat," demikian Surahman.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: