Ini Alasan Calon Kuat Ketua HIPMI Deklarasi di Museum Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 16 Desember 2014, 02:42 WIB
Ini Alasan Calon Kuat Ketua HIPMI Deklarasi di Museum Nasional
Bahlil Lahadalia/net
rmol news logo . Sejarah panjang ekonomi Indonesia dapat menjadi landasan untuk membawa virus kewirausahaan dan kepemimpinan muda di Indonesia.

Demikian disampaikan calon kuat Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2015-2018, Bahlil Lahadalia, dalam deklarasi dirinya sebagai calon orang nomor satu di HIPMI, Senin malam (15/12).

Acara deklarasi yang bertempat di Museum Nasional itu dijadikan tempat buat Bahlil untuk mengumumkan niatnya menjadi Ketua HIPMI pertama yang berasal dari wilayah Timur Indonesia.

Bahlil menjadikan Museum Nasional sebagai tempat deklarasi karena tempat ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang berada di ekonomi terbesar Asia Tenggara, yakni Indonesia.

Menurut Bahlil, perjalanan sejarah ekonomi telah melalui jalan yang panjang dan berliku sejak masa perdagangan jalur sutera hingga sampai pada masa Indonesia sebagai bagian dari G-20 dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi 5-6 persen dan rata-rata pendapatan per kapita 4.200 dolar AS per tahun.

"Saya percaya tren itu sejalan dengan makin menyebarnya virus kewirausahaan dan kepemimpinan muda di Indonesia," kata pria berusia 36 tahun itu, yang ingin menjadikan HIPMI sebagai promotor sekaligus bukti wirausaha-wirausaha yang sangat sukses pada usia yang sangat muda.

Bahlil yang mengawali usahanya dari jualan kue dan supir angkot itu memang sudah berhasil membangun ratusan infrastruktur di Papua dan Papua Barat. Dia pun berharap kesuksesannya membangun Papua itu dapat menular ke seluruh kader HIPMI sebagai seorang pengusaha. Apalagi, kader HIPMI saat ini memiliki latar belakang yang lebih baik dibanding dirinya yang hanya anak seorang kuli dan tukang cuci.

"HIPMI sebelumnya sudah dipimpin oleh kader dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Tapi belum ada yang dari Papua dan Maluku. Izinkan saya, anak kampung dari Papua, melengkapi cita-cita awal para senior HIPMI dengan mengajukan diri menjadi Calon Ketua Umum HIPMI yang berasal dari wilayah Timur Indonesia," demikian Bahlil. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA