Pengamat Senior Anggap Jokowi Kurang Rasional Memilih Rekan Kerja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 10 Maret 2014, 18:56 WIB
Pengamat Senior Anggap Jokowi Kurang Rasional Memilih Rekan Kerja
arbi sanit/net
rmol news logo Kasus pembelian bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) berkarat menyeret mantan anggota DPRD Solo, Michael Bimo Putranto, yang juga mantan tim sukses politik (timses) Joko Widodo.

Analis politik senior Universitas Indonesia, Arbi Sanit, menegaskan, Gubernur DKI Jakarta Jokowi hanya mengandalkan insting saat memimpin. Jokowi bisa bernasib sama seperti SBY atau Soeharto jika terus mengandalkan insting.

"Itu kelemahan Jokowi yang kurang rasional memilih siapa yang menjadi rekan kerjanya di pemerintahan, dia bisa bernasib sama seperti Suharto dan SBY yang selalu salah seleksi orang," kata Arbi kepada wartawan di kantor PBNU, Jakarta, Senin (10/3).

Menurut Arbi, jika orang-orang yang berada di ring 1 DKI Jakarta tidak terpilih secara rasional akan berbahaya bagi Jokowi. Menurutnya, Jokowi harus bisa membedakan etika berhubungan saat orang-orang di dekatnya masih bekerja sebagai tim sukses dan setelah menjadi pejabat.

Arbi menegaskan pembisik Jokowi, seperti mantan tim sukses, justru bisa menjadi bumerang bagi mantan Walikota Solo tersebut.

"Jokowi kan filosofi berhubungan dengan orang seadanya, sejauh ini hanya insting. Ini tidak bisa dilakukan sebagai pemimpin formal, tidak ada protokoler," ketus Arbi

Menurut Arbi yang namanya pembisik ini bisa meringankan tapi juga berbahaya. Jadi Jokowi harus banyak belajar bagaimana memilih orang di sekitar "ring satu" wilayah kekuasannya.

Michael Bimo Putranto adalah mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) periode 2004-2009 di Solo. Michael pernah menjadi salah satu anggota tim sukses (timses) pemenangan Joko Widodo saat bertarung memperebutkan kursi Walikota Surakarta. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA