Rieke Diah Pitaloka Sedang Nangis dan Berdoa Ketika Sinar Kujang Memancar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 26 Desember 2012, 11:24 WIB
Rieke Diah Pitaloka Sedang Nangis dan Berdoa Ketika Sinar Kujang Memancar
FOTO: EKAYASTRA UNMADA
rmol news logo . Ketika calon gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka sedang menari sintren bersama remaja di Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat,  seberkas sinar terang berbentuk kujang, senjata khas Sunda, tertangkap kamera.

Kepada KH Maman Imanulhaq, yang juga ikut dalam acara itu, Rieke mengatakan bahwa saat menari ia membaca doa kepada Yang Maha Kuasa agar memberikan masa depan pada anak-anak penari dan penyanyi sintren ini

"Aku nangis sambil mbasuh lumpur di tangan sintren yang terjatuh masuk got," kata Rieke kepada Kyai Maman, sebagaimana disampaikan ulang beberapa saat lalu (Rabu, 26/12).

Dalam doa itu, Rieke juga tak habis pikir sebab kebudayaan saat ini hanya menghadirkan kemiskinan, sehingga bangsa pun hanya bekutat dengan kemiskinan. Tentu saja ia merasa malu melihat kebudayaan semacam ini, yang tentu saja tidak dikehendaki oleh Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika, maupun Muhammad Rasulullah.

"Sepanjang perjalanan pulang dari Majalengka ke kabupaten Bogor doaku tak putus bagi mereka. Gusti nu maha kawasa, tangtayungan eta barudak, beri mereka kekuatan untuk bertahan hidup. Ijinkan kuwakafkan hidupku bagi mereka," demikian Rieke. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA