"Saya merasa kehilangan. Ucapan duka untuk Kang Moeslim. Selamat jalan Kang Moeslim," kata Rofiq di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, kepada
Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 6/7).
Rofiq berada di RSCM untuk melayat. Namun, sesampainya Rofiq di RSCM, jenazah sudah diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Persada Raya Blok VII/No 15 Perumahan Taman Sari Persada, Jatibening, Bekasi.
Di mata Rofiq, Kang Moeslim adalah
tokoh pluralis yang bisa merepresentasikan gagawan Muhammadiyah dalam menjawab keberagam pemikiran, politik dan budaya. Tak hanya itu, semasa hidupnya, Kang Moeslim juga dikenal sebaga sosok yang konsen dalam melakukan advokasi terhadap masyarakat miskin-marjinal.
"Dia itu pencetus Teologi Al Maun. Spirit Kiai Ahmad Dahlan dalam membela masyarakat, yang dikontekstualisasikan ke situasi masyarakat saat ini. Kita belum menemukan pengganti di Muhammadiyah tokoh sekaliber Kang Moeslim," aku Rofiq.
Dan yang lebih berkesan dari sosok Kang Moeslim bagi Rofiq, adalah perhatiannya kepada anak muda. Kang Moeslim selalu memberikan apresiasi dan dukungan atas gagasan dan terobosan yang dilakukan anak muda. Dia adalah mentor Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM).
"Sewaktu saya mendirikan PMB (Partai Matahari Bangsa), Kang Moeslim termasuk orang yang pertama memberikan masukan terkait dengan politik. Padahal Kang Moeslim sudah punya pilihan politik lain. Saya kan dulu tidak punya pengalaman, tapi beliau tetap memberikan endorsment sehingga partai terus berjalan. Dia sering mengatakan, 'Jangan berputus asa, maju terus. Di balik kesulitan pasti ada kemudahan.' Mencari orang tua seperti dia tidak gampang," demikian Rofiq.
Selain konsen dalam dunia pemikiran dan aktivis, semasa hidupnya, almarhum, jebolan jurusan Antropologi, University Illinois, Urbana Champagne, Amerika Serikat ini juga memang terjun dalam dunia politik.
Di dunia politik, suami Liliek Agus Hidayati itu pernah aktif di partai politik sebagai Ketua DPP Partai Amanat Nasional. Tapi dia menyebarang ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sempat menjabat Ketua Dewan Syuro PKB.
[dem]
BERITA TERKAIT: