Kasus korupsi pembahasan anggaran untuk pengadaan Al Quran di Kementerian Agama (Kemenag) semakin menghenyakkan dada. Pasalnya, ternyata Al Quran yang sudah tercetak melalui tahapan tak halal itu ditujukan untuk masyarakat miskin.
"Ini untuk masyarakat yang pra sakinah, untuk masyarakat miskin," tutur Dirjen Urusan Agama Islam dan Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama, Ahmad Jauhari.
Menurut dia, yang paling berhak menerima bantuan Al Quran dari Kemenag ini adalah masyarakat miskin. Jauhari menambahkan, di Indonesia masih banyak masyarakat yang butuh bantuan Al Quran. Dari hitungan Kemenang, jumlahnya mencapai 20 juta orang.
Karena itu proyek pengadaan Al Quran di Kemenag rutin dilakukan. Jauhari menambahkan, seperti dikutip dari JPNN, Al Quran gratis tersebut langsung dibagi ke Kantor Wilayah Kemenag. Biasanya, Kemenag mengadakan dua jutaan eksemplar Al Quran setiap tahunnya.
Tahun ini, Al Quran yang pembahasan anggaran pengadannya diwarnai suap ke politisi Golkar Zulkarnaen Djabar itu pun sudah tiba di sejumlah daerah. Salah satu daerah yang sudah menerimanya adalah Kabupaten Bogor.
Kasi Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Apud Sihabudin membeberkan, tahun ini pihaknya mendapatkan bantuan 1.000 eksemplar Al Quran dari Kemenag Pusat. Menurut dia, Al Quran tersebut dibagikan kepada majelis ta"lim, pondok pesantren dan beberapa pihak yang mengajukan permohonan bantuan kitab suci.
"Kita juga persiapkan beberapa eksemplar untuk dibagikan pada program tarawih keliling Ramadan nanti," ujarnya.
Selain itu, sedikitnya 15 eksemplar Al Quran dibagikan ke masjid-masjid di wilayah Kabupaten Bogor melalui program Jumat keliling (Jumling) olah Bupati Rachmat Yasin (RY). "Pembagian kami pusatkan di kegiatan Jumling dan Tarling. Karena jumlahnya juga tidak mencukupi kalau harus kami bagikan ke seluruh masjid yang ada di Kabupaten Bogor," terangnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: