Tak Mau Tanggapi, Buya Syafii Adukan Suara Islam ke Dewan Pers Besok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 12 Desember 2010, 13:44 WIB
Tak Mau Tanggapi, Buya Syafii Adukan <i>Suara Islam</i> ke Dewan Pers Besok
RMOL. Kubu Ahmad Syafii Maarif tidak mau menanggapi hasil konferensi pers tabloid Suara Islam pada Kamis lalu.

Suara Islam mengaku telah menjalani kode etik jurnalistik saat menurunkan berita soal Buya Syafii diduga menerima apartemen mewah senilai Rp 2 miliar dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

"No comment, kami tidak mau memperpanjang opini ini di media. Buya juga tidak mau banyak komentar lagi," ujar Direktur Eksekutif Maarif Institute Fajar Rija Ul Haq kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 12/12).

Selanjutnya, ungkap Fajar, Buya Syafii akan menempuh hal yang telah diagendakan sebelumnya. Yaitu, akan mengadukan Suara Islam ke Dewan Pers.  "Kita semua serahkan ke Bang Todung (kuasa hukum Syafii Maarif). Kemungkinan Senin akan diadukan ke Dewan Pers," jelasnya.

Saat ditanya bagaimana bila Suara Islam juga tidak mengindahkan Dewan Pers, apakah Buya akan menempuh jalur hukum ke Kepolisian, Fajar belum bisa memastikan. "Itu nanti akan dibicarakan. Soal proses hukum kami serahkan ke kuasa hukum," jawab dia. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA