Pantauan
RMOL di lokasi hingga Selasa petang, 20 Oktober 2026, massa masih bertahan di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat.
Bahkan, massa pun mengepung Monumen Tugu Tani dan memanjatnya seraya membentangkan spanduk yang berisi lima tuntutan aksi.
“Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak salah seorang mahasiswa yang berada di pucuk Monumen Tugu Tani lalu diikuti oleh ratusan massa.
Adapun lima tuntutan aksi terkait persoalan lingkungan, ekonomi, kebebasan sipil, hingga pemberantasan korupsi.
Berikut lima tuntutan aksi mereka yakni;
1. Menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan untuk pulihkan ekosistemnya.
2. Membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial yang sampai hari ini masih terjadi.
3. Menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.
4. Memberantas KKN yang semakin mengkhawatirkan.
5. Menurunkan biaya pendidikan dan mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.
BERITA TERKAIT: