Sosok yang akrab disapa Hensa itu menilai, persoalan muncul ketika ada menteri yang merasa tidak mampu menangani bidang tugasnya, tetapi tidak bersedia mengundurkan diri dari jabatan.
“Kalau ditanya apakah menterinya bagus-bagus? saya lihat banyak menteri gilanya tuh. Menteri gila itu adalah sudah merasa tidak mampu menangani bidangnya, tapi nggak mau mundur,” ujar Hensa, Selasa, 20 Oktober 2026.
Founder lembaga survei KedaiKOPI itu juga menyindir sikap menteri yang mengaitkan jabatan dengan titipan Tuhan, tetapi tidak kunjung mengundurkan diri meski merasa tak mampu menjalankan tugas.
“Sudah nggak mau mundur, bisa-bisanya, 'ngomong jabatan ini titipan Allah, kapan saja siap diambil', tapi dia nggak mau mundur-mundur. Kan nyusahin malaikat,” seloroh Hensa.
Menurutnya, para menteri tersebut tetap harus menunggu keputusan Presiden Prabowo untuk melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.
Kondisi itu, kata dia, memperlihatkan persoalan komunikasi yang belum terselesaikan di pemerintahan. Akibatnya, berbagai masalah di Tanah Air terus berlarut-larut.
“Jadi akhirnya banyak sekali problem di negeri ini yang gara-gara komunikasinya itu tidak selesai dilaksanakan,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: