Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Minggu, 18 Oktober 2026, 16:42 WIB
Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. (Foto: Dok. BPBD Kalteng)
Kecil Besar
rmol news logo Masyarakat diimbau turut meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keterlibatan masyarakat bersama pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam, dan relawan dinilai penting untuk menjaga kawasan rawan kebakaran, terutama ketika curah hujan masih rendah.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengatakan proses pemadaman masih menghadapi kendala, termasuk keterbatasan pasokan air dan armada pemadam melalui udara atau water bombing.

Melalui peningkatan kesadaran masyarakat, pengawasan kawasan rawan, dan koordinasi lintas instansi, pemerintah mendorong penanganan karhutla yang lebih terpadu. Partisipasi warga diharapkan membantu mencegah munculnya titik api baru sekaligus menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari dampak kebakaran.

“Kami sudah ngobrol dengan BNPB, beberapa minggu ke depan (karhutla padam), tapi mungkin dengan intensitas yang sudah mulai berkurang, seharusnya enggak sampai," ujar Jumhur dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut hujan alami di wilayah karhutla diperkirakan baru turun pada pertengahan November sebagaimana prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Maka dari itu, ia meminta pemerintah daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, dan relawan memperkuat koordinasi serta mempertahankan pengawasan selama periode rawan kebakaran. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena sebagian wilayah Kalimantan Selatan merupakan kawasan gambut yang rentan mengalami kebakaran.

"Apabila kita lengah, Anda tahu di basisnya gambut, maka kebakaran ini satu waktu akan bisa meledak kembali,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah optimis sinergi seluruh unsur terkait dapat membantu menjaga kondisi tetap terkendali hingga hujan tiba. Koordinasi yang baik diharapkan mampu memastikan penanganan berjalan maksimal sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam mencegah kebakaran. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA