"Tentu kita mengapresiasi langkah-langkah pemerintah. Meskipun kami melihat, sebagai oposisi, pemerintah ini relatif lambat menyikapi corona," kata Sohibul usai silaturahim di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Kamis malam (12/3).
Apalagi di awal penyebaran, PKS melihat pemerintah seperti ingin menutupi fakta-fakta tentang Corona ini.
"Karena itu kami berharap lebih terbuka kepada masyarakat, supaya masyarakat juga punya sense of crisis," ujar Sohibul.
Ia melihat keterbukaan informasi akan membuat pemerintah dan masyarakat memiliki kebersamaan dalam menghadapi corona. Masyarakat akan tumbuh kebersamaan mengatasi ini kalau mereka memahami data dan fakta itu secara baik.
Sohibul mengingatkan risiko dari keterbukaan informasi adalah masyarakat tidak memiliki pegangan dalam menghadapi situasi ini.
"Saya kira ini tidak sehat karena dengan itu masyarakat tidak punya pegangan. Sekarang ternyata terjadi. Dan eksponensial ternyata. Dari dua, empat, delapan, 17, sekarang sudah 34 terkena. Ini sangat eksponensial," demikian Sohibul.
BERITA TERKAIT: