Menhut Pantau Langsung Penanganan Insiden Helikopter Karhutla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 05 November 2026, 16:48 WIB
Menhut Pantau Langsung Penanganan Insiden Helikopter Karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni setiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun. (Foto: Kemenhut)
Kecil Besar
rmol news logo Duka mendalam disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni atas gugurnya tiga kru Helikopter Mi-17V5 yang mengalami insiden saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Menhut memutuskan untuk melihat dan mendapatkan laporan langsung mengenai perkembangan penanganan insiden tersebut dengan langsung menuju menuju Kuala Pembuang.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya saudara kita yang menjalankan tugas dalam misi pemadaman karhutla. Atas nama  pribadi dan Kementerian Kehutanan, saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam menjalankan tugas untuk membantu penanganan karhutla,” ujarnya setiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, Kamis, 5 November 2026.

Tiga kru yang gugur yakni Letkol CPN (Anum) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anum) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anum) Heri Prasetyo. Jenazah Letkol (Anum) Dudi telah diberangkatkan untuk dibawa ke Bandung, sementara jenazah Kapten (Anum) Hafiz telah dibawa ke Semarang untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Sertu (Anum) Hery, hingga saat ini masih dalam pencarian. Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian untuk menemukan Serda Hery serta memastikan seluruh proses penanganan insiden berjalan dengan baik.

Penanganan di lokasi saat ini terus dilakukan, penanganan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen. Pol. Iwan Kurniawan.

Selanjutnya, Lima kru yang selamat yakni Kapten Korps Penerbangan Febri, Kapten Korps Penerbangan Sugand, Letnan Dua Korps Penerbangan Fercis, Prajurit Satu Gilang, dan Sersan Kepala Kadiya, saat ini telah dievakuasi dari Kuala Pembuang menuju Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terbaik.

“Saat ini 5 kru yang selamat, sudah dibawa dari Kuala Pembuang ke Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan yang terbaik. Pemerintah memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang terbaik,” kata Raja Juli. 

Insiden tersebut terjadi saat Helikopter Mi-17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk menjalankan misi pemadaman karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting.

Berdasarkan laporan, insiden diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika helikopter hendak mengambil air untuk mendukung operasi pemadaman.

“Saat ini yang terpenting adalah memastikan korban yang selamat mendapat perawatan terbaik dan pencarian terhadap saudara kita yang masih hilang terus dilakukan,” tandasnya.  rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA