Namun teknologi drone mulai dikembangkan sebagai alternatif untuk membantu pekerjaan pembersihan fasad gedung bertingkat, terutama pada bagian yang sulit dijangkau.
Salah satu pengembangan dilakukan Frogs Indonesia melalui Nakula Series, dimana drone dirancang untuk mendukung proses pembersihan bagian luar gedung.
CEO Frogs Indonesia, Adhitya Chandra mengatakan, metode konvensional yang masih melibatkan tenaga manusia dengan peralatan khusus, perlu kecermatan dalam keselamatan.
“Kalau selama ini, pembersihan gedung tinggi masih dilakukan secara manual menggunakan gondola dan melibatkan tenaga manusia, dengan risiko kerja yang cukup tinggi,” ujar Adhitya, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Berbeda dari metode tersebut,
drone cleaning menggunakan sistem penyemprotan dengan pasokan air dari bawah melalui selang dan pompa. Cairan pembersih dialirkan melalui selang untuk kemudian disemprotkan ke permukaan bangunan, sehingga drone tidak perlu membawa cairan di badannya.
Adhitya berharap teknologi tersebut dapat menjadi alternatif untuk mengurangi keterlibatan pekerja secara langsung di area ketinggian.
“Dengan inovasi yang kami buat ini, diharapkan bisa menjadi alternatif untuk mengurangi keterlibatan personel di ketinggian, sehingga pekerjaan bisa lebih aman, efektif, dan efisien,” lanjutnya.
Nakula Series diperkenalkan melalui demonstrasi pembersihan gedung di Hotel GAIA Cosmo Yogyakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Penggunaan drone untuk pekerjaan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi bangunan serta prosedur keselamatan yang berlaku.
BERITA TERKAIT: