Hal itu disampaikan Roy Suryo saat ditemui di sela-sela persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik dan tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis, 5 November 2026.
Roy mengatakan, dirinya bersama tim kuasa hukum masih menunggu giliran untuk mengajukan pertanyaan kepada Jokowi yang hadir sebagai saksi dalam persidangan tersebut.
Menurut Roy, terdapat sejumlah hal yang dinilai tidak sesuai dalam dokumen yang ditampilkan selama persidangan, terutama berkaitan dengan tanggal penyegelan dan pencatatan dokumen.
“Saya tadi sudah melihat. Tunggu nanti giliran kami dan kuasa hukum kami mempertanyakan, karena banyak hal yang lucu. Banyak hal yang ditunjukkan, saya lihat betul itu berbeda,” kata Roy Suryo.
Ia kemudian menyoroti dokumen bertanggal 15 Desember yang menurutnya perlu diklarifikasi. Roy mempertanyakan waktu penyegelan dokumen tersebut karena pada tanggal yang sama dirinya mengaku masih berada di Polda Metro Jaya.
“Ini disegel kapan? Tanggal 15 Desember. Lho, tanggal 15 Desember itu kami masih ada di Polda Metro Jaya. Jadi kapan nyegelnya?” ujarnya.
Roy juga mempertanyakan kemungkinan dokumen laporan kriminal (Lapkrim) yang disebutnya kembali disegel. Ia menilai terdapat ketidakcocokan data dan tanggal yang perlu dijelaskan dalam persidangan.
“Nanti akan saya detailkan ketidakcocokan itu, termasuk ketidakcocokan pendengaran dari Jokowi,” sambungnya.
Roy menegaskan, pihaknya akan menggunakan kesempatan pemeriksaan untuk menjelaskan persoalan yang selama ini dipersoalkan sekaligus menjawab tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
“Yang jelas adalah kita akan buktikan apa yang terjadi, apa yang saya dituduhkan itu clear,” tegas Roy.
Ia juga menyinggung keterangan Jokowi mengenai pengunggahan dokumen ijazah yang disebut dilakukan oleh Dian Sani. Roy mempertanyakan asal-usul dokumen yang dinyatakan asli oleh Dian Sani tersebut.
“Yang paling penting, tadi Jokowi sendiri tidak tahu kalau itu (ijazah) diunggah oleh Dian Sani, sedangkan Dian Sani sendiri bilang itu asli. Asli dari mana? Nanti ada pertanyaan kunci saya,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: