Jumat, 09 Januari 2026, 21:20 WIB
Ilustrasi tangan damai dengan siluet bendera Swedia. (Foto: Pixabay)
RMOL. Negara-negara besar tidak boleh bertindak sesuka hati dalam menyikapi konflik global.
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, penegakan hukum internasional dinilai penting menurut Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard.
"Denmark dan Amerika Serikat perlu berdamai dengan pernyataan-pernyataan baru-baru ini dan kembali ke hubungan kerja sama yang biasa mereka jalani, menjauh dari retorika yang ada saat ini," ujar Stenergard, dikutip dari
Anadolu, Jumat, 9 Januari 2026.
Pernyataan Swedia tersebut menyenggol dinamika yang terjadi belakangan ini, termasuk operasi militer AS di Venezuela dan sorotan terhadap kedaulatan Greenland.
Ia menggambarkan kondisi saat ini sebagai sebuah persimpangan penting.
"Momen tersebut sebagai persimpangan jalan yang menentukan apakah prinsip-prinsip hukum internasional akan terus ditegakkan," katanya.
Swedia juga menunjukkan sikap tegas terhadap tindakan militer AS di Venezuela yang dianggap tidak sesuai dengan hukum internasional.
Lebih jauh, Stenergard menyatakan bahwa dunia tidak seharusnya melihat kekuatan global berlaku tanpa batasan hukum.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.