Selasa, 07 Februari 2023, 13:04 WIB
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi/RMOLJatim
RMOL. Dukungan penuh diberikan Pemerintah Kota Surabaya terhadap puncak Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar hari ini, Selasa (7/2). Yaitu dengan menerapkan Work Form Home (WFH) bagi para karyawan dan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) bagi siswa sekolah.
Penerapan WFH dan sekolah daring tersebut menindaklajuti Surat Edaran (SE) dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
"Jadi wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik untuk sekolah daring, untuk pekerja kantor WFH. Beberapa Dinas tetap masuk," kata Walikota Surabaya, Eri Cahyadi diwartakan
Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (7/2).
Menurut Eri, penerapan WFH tersebut dilakukan guna mengurangi kemacetan arus lalu lintas. Bahkan, para peserta banyak yang menginap di daerah Sidoarjo untuk menghindari macet dan keterlambatan saat menuju Stadion Delta.
"Sehingga ini mengurangi arus lalu lintas, karena pasti macet. Surabaya sudah macet loh ini, kan banyak yang menginap juga di Surabaya meskipun acaranya di Sidoarjo," imbuhnya.
Menurut Eri, kota Surabaya juga mendapatkan berkah dari kegiatan 1 abad NU. Khususnya dampak ekonomi dari acara tersebut, dimana hotel-hotel dan restoran penuh oleh pengunjung.
"Alhamdulillah hotel dan tempat makannya penuh semua," tandasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.