Masih Bergerilya, ISIS Klaim Serangan Maut Terbaru Di Mali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 03 November 2019, 06:55 WIB
Masih Bergerilya, ISIS Klaim Serangan Maut Terbaru Di Mali
Tentara Mali/Net
rmol news logo Seolah ingin menunjukkan bahwa ISIS belum mati pasca tewasnya pemimpin Abu Bakar al-Baghdadi, kelompok militan ini mengklaim bertanggungjawab atas serangan di Mali.

Angkatan Bersenjata Mali (FAMa) pada Sabtu (2/10) mengatakan, serangan tersebut terjadi pada Jumat (1/10) di pos militer Mali di Indelimane di wilayah Menaka timur dekat Niger. Dalam serangan tersebut, 49 tentara Mali tewas, tiga orang terluka dan 20 orang lainnya selamat.

"Tentara kekhalifahan menyerang pangkalan militer tempat unsur-unsur tentara murtad Mali ditempatkan di desa Indelimane," kata ISIS dalam sebuah pernyataan, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Bukan hanya itu, serangan lainnya terjadi pada Sabtu (2/10) di mana seorang tentara Perancis bernama Ronan Pointeau meninggal dunia setelah kendaraan lapis baja yang dia bawa menabrak alat peledak buatan (IED) di dekat kota Menaka.

ISIS pun mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut

"Serangan berbahaya ini menunjukkan pentingnya dan pahitnya perang melawan kelompok-kelompok teroris bersenjata" di wilayah perbatasan yang mengangkangi Mali, Niger dan Burkina Faso," begitu keterangan yang dirilis Kementerian Pertahanan Perancis.

Presiden Emmanuel Macron memberikan penghormatan kepada Pointeau dan menyatakan solidaritas dengan pasukan Perancis dan Afrika yang berperang di wilayah tersebut. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA