Andi menilai pergantian direktur utama dari Darmawan Prasodjo kepada Suroso merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi.
Terlebih, Suroso memiliki pengalaman di lingkungan PLN, termasuk saat menjabat sebagai direktur manajemen risiko serta direktur yang menangani manajemen proyek dan energi baru terbarukan.
“Ini menjamin continuity. Transformasi yang sudah dilakukan Pak Darmawan Prasodjo, dengan banyak perubahan di PLN, diharapkan bisa dilanjutkan oleh Pak Suroso. Jadi, menurut saya, tidak ada masalah dengan pergantian ini,” kata Andi Arief dalam sebuah pernyataan, dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.
Menurut Andi, tantangan penting yang menanti Suroso adalah mengawal agenda transisi energi nasional melalui percepatan pembangunan pembangkit berbasis energi terbarukan.
Dia merujuk pada rencana pengembangan kapasitas pembangkit hingga 2034, dengan sekitar 70 persen dari total pembangunan yang direncanakan berasal dari energi terbarukan dan kapasitas pembangkit baru mencapai sekitar 59 gigawatt (GW).
“Kalau kita melihat rencana sampai 2034, sekitar 70 persen dari pembangunan pembangkit yang direncanakan merupakan energi terbarukan. Karena itu, ke depan kita akan membangun berbagai sumber energi, mulai dari tenaga surya, air, angin, hingga nuklir,” ujar Andi Arief.
Selain transisi energi, Andi menyoroti perlunya percepatan realisasi proyek-proyek ketenagalistrikan yang telah masuk perencanaan PLN.
Dikatakan bahwa terdapat lebih dari 700 proyek yang harus dipersiapkan melalui tahapan perencanaan, pemenuhan prosedur, hingga tender sebelum memasuki fase pembangunan.
Sejumlah proyek pembangkit diperkirakan mulai dibangun pada 2027 untuk mendukung kebutuhan listrik nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Sekarang ada lebih dari 700 proyek yang sudah dirancang. Ada prosedur yang harus diselesaikan, mulai dari perencanaan sampai tender. Setelah itu, pembangunan pembangkit bisa mulai berjalan secara bertahap,” ungkapnya.
Andi menegaskan, kesinambungan transformasi dan percepatan pembangunan pembangkit menjadi kunci bagi PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik sekaligus mendukung arah kebijakan energi pemerintah.
Dia berharap Suroso mampu memastikan program yang telah dirancang berjalan efektif, termasuk pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi Indonesia.
“Yang penting adalah transformasi yang sudah berjalan tetap dilanjutkan dan percepatan pembangunan pembangkit bisa dilakukan. Kita berharap proyek-proyek yang sudah direncanakan dapat segera masuk tahap pembangunan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: