Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung buka suara perihal beredarnya flyer atau poster di media sosial (medsos) bahwa Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pergantian Ketua Umum dari Bahlil Lahadalia ke Ahmad Doli Kurnia (Foto: Istimewa)

Politik

Ahmad Doli Kurnia Buka Suara Perihal Flyer Munaslub Golkar: Saya Tidak Ada Kaitannya!

SABTU, 07 NOVEMBER 2026 | 08:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung buka suara perihal beredarnya flyer atau poster di media sosial (medsos) bahwa Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pergantian Ketua Umum dari Bahlil Lahadalia ke Ahmad Doli Kurnia.

Dalam flyer itu tertulis seruan “Sukseskan Munaslub Partai Golkar”, “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo”, “Caketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung-Tokoh Sentral Partai Golkar”. Adapun, Munaslub akan digelar di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, pada Minggu 29, November 2026.

“Berkenaan dengan beredarnya flyer yang berisi isu adanya Munaslub yang akan digelar 29 November 2026, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak ada kaitannya, bahkan tidak tahu menahu soal penyebaran isu tersebut,” tegas Doli kepada RMOL, Sabtu, 7 November 2026. 


Doli menegaskan, dirinya selalu mengedepankan pendekatan konstitusional dan institusional dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, maupun bernegara.

Dia mengingatkan bahwa seluruh mekanisme organisasi telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi yang wajib dipatuhi seluruh kader.

“Begitu juga secara institusional, saya sangat mengerti struktur dan hierarki kewenangan serta tanggung jawab dalam berorganisasi dan ber-partai,” ujarnya.

Atas dasar itu, Doli memastikan hubungannya dengan Bahlil selama ini berjalan baik, harmonis, dan saling menghormati, terutama dalam pengelolaan partai.

“Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi, sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik,” tegas Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Doli bahkan mengaku telah mendeteksi pihak-pihak yang disebutnya sebagai “komprador” dan diduga berasal dari internal Partai Golkar sendiri.

“Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian,” tegasnya.

Lebih lanjut, Doli mengatakan Partai Golkar saat ini tengah berkomitmen menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, negara sedang menghadapi ancaman nyata, termasuk dugaan upaya makar terhadap Presiden. Karena itu, Golkar harus berada di barisan depan untuk menjaga dan mengawal Presiden sebagai bentuk komitmen konstitusional terhadap negara.

“Dan saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu. 

#JagaPresiden #JagaNegara #JagaRakyat #LawanMakar,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya