Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Istimewa)

Politik

Dasco Disebut Tak Punya Ambisi Jabatan dan Ikhlas Jaga Stabilitas Bangsa

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dinilai menjadi sosok yang selama ini konsisten menjaga stabilitas bangsa dan tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan politik.

Pandangan tersebut disampaikan pengamat hukum Tamil Selvan merespons isu yang menyebut Dasco punya ambisi menjadi Wakil Presiden.

"Pak Dasco itu adalah orang yang paling ikhlas menjaga stabilitas bangsa ini, beliau tidak punya ambisi soal jabatan," tegas Tamil Selvan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 November 2026.


Ia mencontohkan sikap Dasco ketika memberikan keyakinan terkait pembahasan RUU Perampasan Aset. Saat itu, Dasco menyatakan siap mundur apabila regulasi tersebut tidak disahkan.

Tamil juga menyoroti posisi Dasco yang hingga kini tetap menjabat sebagai Wakil Ketua DPR. Padahal, menurut dia, peluang menduduki jabatan eksekutif, termasuk menteri koordinator.

"Sampai hari ini beliau hanya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR. Padahal peluang untuk menjadi Menko dan menduduki jabatan lain terbuka lebar, tapi Pak Dasco tidak ambisi," kata Tamil.

Atas dasar itu, Tamil menilai isu ambisi Dasco menjadi wapres merupakan bagian dari upaya adu domba politik sekaligus pengalihan perhatian publik.

"Jadi, isu Pak Dasco mau jadi wapres itu hanya pola adu domba politik dan pengalihan isu," tegasnya.

Ia juga meminta publik tidak terpecah oleh isu tersebut dan mengarahkan perhatian pada dugaan percobaan makar yang disebutnya sedang terjadi.

"Kita fokus pada percobaan makar ini, tilik sampai dalam, bungkus aktor intelektual yang selalu membuat gaduh bangsa ini," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya