Berita

Kota Jakarta. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

RABU, 04 NOVEMBER 2026 | 00:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Realisasi investasi kumulatif Jakarta selama periode Januari–September 2026 mencapai Rp249,3 triliun. 

Capaian tersebut menempatkan Jakarta pada peringkat pertama nasional dengan kontribusi sebesar 16,2 persen terhadap total investasi nasional. Nilai tersebut meningkat 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp204,2 triliun.

Sementara itu, pada Triwulan III 2026, realisasi investasi Jakarta mencapai Rp75,7 triliun, yang terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp53,6 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 1,34 miliar dolar AS atau setara dengan Rp22,1 triliun. 


Capaian tersebut berkontribusi sebesar 14,3 persen terhadap total realisasi investasi nasional dan tumbuh 19,49 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni Rp63,3 triliun.

“Capaian ini membuktikan bahwa Jakarta memiliki daya saing, infrastruktur, dan iklim usaha yang mendukung pertumbuhan investasi," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto, dikutip Rabu 4 November 2026.

Untuk menjaga momentum tersebut, Heru menyampaikan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta akan terus mengoptimalkan berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan investasi. 

Langkah tersebut meliputi optimalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP), percepatan digitalisasi layanan perizinan dan nonperizinan, pelayanan jemput bola kepada pelaku usaha, serta penguatan pendampingan investasi secara terintegrasi.

Jakarta Selatan Favorit Investor

Heru memaparkan sebaran realisasi investasi secara kumulatif pada periode Januari-September Tahun 2026, berdasarkan wilayah kota Administrasi di DKI Jakarta. 

Menurutnya, realisasi investasi PMDN dan PMA kumulatif terbesar masih berada di wilayah Jakarta Selatan dengan nilai investasi sebesar Rp96,9 triliun atau 39 persen.

"Jakarta Pusat menyusul sebesar Rp68,5 triliun atau 28 persen, Jakarta Utara Rp32,2 triliun atau 13 persen, Jakarta Barat Rp28 triliun atau 11 persen, Jakarta Timur Rp23,4 triliun atau 9 persen, dan Kabupaten Kepulauan Seribu Rp291 miliar atau 0,1 persen," papar Heru.

Heru mengungkapkan bahwa tingginya angka realisasi investasi di Jakarta tidak terlepas dari berbagai inovasi layanan penanaman modal dan kemudahan perizinan/ nonperizinan, yang dilakukan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

“Kemudahan perizinan dan kepastian pelayanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dunia usaha," kata Heru.

Heru menyebut, sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi menjadi penyumbang investasi terbesar di Jakarta pada Januari–September 2026 dengan nilai Rp76,3 triliun atau 31 persen. Berikutnya, sektor Jasa Lainnya mencatat Rp69,3 triliun atau 28 persen, serta Perdagangan dan Reparasi sebesar Rp34,3 triliun atau 14 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya