Berita

Kegiatan Aktivasi Creative Hub bertajuk “AI for Business Development” yang diselenggarakan di BNI Creative Hub, Bakauheni Harbour City, Kabupaten Lampung Selatan. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Pelaku Ekonomi Kreatif Didorong Adopsi AI

SELASA, 03 NOVEMBER 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi pelaku usaha ekonomi kreatif di daerah. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Aktivasi Creative Hub bertajuk “AI for Business Development” yang diselenggarakan di BNI Creative Hub, Bakauheni Harbour City, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam pelaksanaannya, Kemenekraf berkolaborasi dengan Cekat.AI, platform bisnis berbasis AI yang menghubungkan chat, marketing, data, dan proses bisnis dalam satu sistem untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong pertumbuhan bisnis. 


Direktur Kreativitas Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Dandy Yudha Feryawan menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi perlu semakin dekat dengan kebutuhan pelaku ekonomi kreatif, termasuk UMKM di daerah.

“Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang mulai mengadopsi inovasi karya anak bangsa sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing bisnis,” kata Dandy, dikutip Selasa 3 November 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang merupakan pelaku usaha binaan Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan. Para peserta berasal dari berbagai subsektor ekonomi kreatif, meliputi kuliner, kriya, desain produk, aplikasi, fesyen, pengembangan gim, dan fotografi.

Dalam kesempatan tersebut, Business Development Manager Cekat.AI Ridwan Albakri memperkenalkan sejumlah solusi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha. 

Salah satunya adalah AI Agent yang dapat membantu merespons pertanyaan pelanggan secara otomatis berdasarkan informasi bisnis yang telah diberikan, seperti katalog produk, daftar harga, dan informasi layanan. 

Berbagai fitur tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha, sehingga pelaku UMKM dapat mulai memanfaatkan teknologi sesuai dengan prioritas bisnisnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya