Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi RI Terjaga hingga Akhir 2026

SENIN, 02 NOVEMBER 2026 | 19:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memastikan fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global. 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 November 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sejumlah indikator ekonomi nasional menunjukkan perkembangan positif. 


Salah satunya tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang meningkat ke level 54 pada Oktober 2026, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 52,4.

“Indeks Purchasing Manager, Indeks Indonesia di sektor manufaktur sudah masuk ke level ekspansi di 54. Itu meningkat dari bulan yang lalu 52,4 dan ini menandakan penguatan ekspansi sektor manufaktur dan level ekspansinya ini terkuat sejak Maret yang lalu, Maret 2024. Jadi ini level ekspansi yang tinggi,” ujar Airlangga usai rapat.

Dari sektor perdagangan, Indonesia juga berhasil mempertahankan tren surplus. Pada September 2026, neraca perdagangan nasional mencatatkan surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS, ditopang surplus perdagangan nonmigas sebesar 5,67 miliar dolar AS meskipun sektor migas mengalami defisit 2,31 miliar dolar AS. 

Secara kumulatif, surplus perdagangan sepanjang Januari-September 2026 mencapai 10,61 miliar dolar AS.

“Dari segi bulan Januari sampai September 2026, ini surplusnya neraca perdagangan kita 10,61 miliar. Dipicu oleh surplus non-migas sebesar 34,21 miliar dan walaupun defisit migas mencapai 23,6 miliar,” imbuh Airlangga.

Kinerja ekspor turut memperkuat gambaran positif perekonomian nasional. 

Airlangga menyebut total ekspor Indonesia sepanjang Januari-September 2026 mencapai 221,23 miliar dolar AS atau tumbuh 5,58 persen secara tahunan. Sementara itu, ekspor nonmigas tercatat sebesar 212,27 miliar dolar AS.

Di sisi stabilitas harga, inflasi Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23 persen secara tahunan dan 0,22 persen secara bulanan. Adapun inflasi tahun kalender mencapai 2,4 persen, masih berada dalam rentang sasaran pemerintah sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen. 

Airlangga menjelaskan tekanan inflasi terutama berasal dari kelompok pangan bergejolak atau volatile food, termasuk cabai rawit dan ikan segar, serta sektor transportasi. 

Pemerintah pun menyiapkan program diskon angkutan udara menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk mengantisipasi kenaikan biaya perjalanan.

“Jadi ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia terjaga dan masih kuat sampai bulan ini, dan sampai akhir tahun diharapkan kondisi masih terjaga,” pungkas Airlangga.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya