Berita

Ilustasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Emiten Properti Ini Raup Pendapatan Rp7,48 Triliun, Laba Anjlok 18,5 Persen

SENIN, 02 NOVEMBER 2026 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mencatatkan penurunan kinerja keuangan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Hingga akhir September, pengembang properti ini membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp7,49 triliun, turun 10,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,39 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026, kontribusi terbesar berasal dari segmen penjualan sebesar Rp5,65 triliun. Sementara itu, pendapatan usaha menyumbang Rp1,83 triliun.

Dalam segmen penjualan, kaveling, rumah hunian, dan rumah toko (ruko) masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp5,43 triliun. Adapun penjualan apartemen tercatat Rp171,43 miliar dan ruang kantor sebesar Rp53,53 miliar.


Penurunan pendapatan tersebut turut menekan profitabilitas perseroan. Meski beban pokok penjualan dan beban langsung berhasil ditekan menjadi Rp3,96 triliun dari Rp4,37 triliun pada periode yang sama tahun lalu, laba kotor CTRA tetap menyusut 12,33 persen menjadi Rp3,53 triliun.

Tekanan berlanjut hingga ke laba bersih. perusahaan pengembang properti (real estate) yang tergabung dalam Ciputra Group ini membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,32 triliun, turun sekitar 18,5 persen dibandingkan Rp1,62 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Sejalan dengan penurunan laba tersebut, laba per saham dasar perseroan juga terkoreksi menjadi Rp71 dari sebelumnya Rp88 per saham.

Dari sisi neraca, total aset CTRA tercatat sebesar Rp47,01 triliun per 30 September 2026, lebih rendah dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp47,99 triliun.

Total liabilitas perseroan juga turun menjadi Rp19,38 triliun dari Rp21,07 triliun pada 31 Desember 2025. Sebaliknya, total ekuitas meningkat menjadi Rp27,63 triliun dari sebelumnya Rp26,92 triliun.

Sementara itu, kas dan setara kas CTRA tercatat sebesar Rp8,49 triliun pada akhir September 2026. Posisi tersebut menyusut dibandingkan Rp10,36 triliun pada akhir Desember 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya