Berita

Diskusi "Future of Work: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Ekonomi Pembangunan" diselenggarakan oleh IKA IESP-EP Trisakti bersama BPHMJ Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, 27 Oktober 2026, di Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta (Foto: Istimewa)

Mikro

Future of Work Dorong Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Perluas Peluang Karier

SABTU, 31 OKTOBER 2026 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Memasuki dunia kerja tidak selalu berarti menekuni profesi yang sepenuhnya sesuai dengan latar belakang pendidikan. 

Perubahan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi justru menuntut lulusan perguruan tinggi untuk lebih adaptif, berani mengeksplorasi kemampuan, serta mampu membaca peluang di berbagai sektor.

Perspektif tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk "Future of Work: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Ekonomi Pembangunan" yang digelar Ikatan Alumni Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan–Ekonomi Pembangunan (IKA IESP-EP) Trisakti bekerja sama dengan Badan Pengurus Harian Mahasiswa Jurusan (BPHMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, 27 Oktober 2026, di Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta.


Dalam diskusi tersebut, Hevi Novianti, S.E., M.I.Kom., alumni Ekonomi Pembangunan Universitas Trisakti sekaligus praktisi profesional dan pengusaha, mengingatkan bahwa bekal keilmuan dari bangku kuliah dapat menjadi modal untuk meniti karier di berbagai bidang, tidak terbatas pada profesi yang berkaitan langsung dengan ekonomi.

“Lulusan Ekonomi Pembangunan memiliki fondasi keilmuan yang sangat relevan dengan berbagai sektor industri. Kemampuan memahami dinamika ekonomi, menganalisis permasalahan, merumuskan strategi, dan membaca peluang merupakan kompetensi yang dapat diterapkan dalam beragam profesi, baik di sektor pemerintahan, korporasi, industri kreatif, maupun kewirausahaan,” ujar Hevi, dalam keterangan yang dikutip redaksi, Sabtu 31 Oktober 2026.

Menurutnya, perjalanan profesional seseorang tidak selalu harus mengikuti jalur linear sesuai disiplin ilmu yang dipelajari. Kemampuan mengembangkan kompetensi, membangun jejaring, memanfaatkan peluang, dan beradaptasi dengan perubahan justru menjadi faktor penting dalam membangun karier.

Pengalaman lintas sektor, mulai dari industri media, korporasi, pengembangan bisnis hingga hubungan strategis dan kelembagaan, menjadi gambaran bahwa latar belakang Ekonomi Pembangunan dapat membuka ruang pengembangan karier yang beragam.

Tantangan tersebut semakin relevan di tengah perubahan pola kerja dan kebutuhan industri. Dunia usaha kini tidak hanya membutuhkan lulusan dengan pemahaman akademis, tetapi juga individu yang menguasai keterampilan digital, memiliki kemampuan analitis, mampu berkomunikasi secara efektif, serta berpikir strategis.

Bagi lulusan Ekonomi Pembangunan, perkembangan ini membuka peluang untuk berkiprah sebagai analis ekonomi, perencana pembangunan, analis kebijakan publik, konsultan bisnis, profesional sektor keuangan, pengembang usaha hingga wirausahawan.

Karena itu, kesiapan memasuki dunia kerja perlu dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa didorong memperkaya pengalaman melalui organisasi, program magang, penguasaan teknologi, pengembangan keterampilan tambahan, serta memperluas jaringan profesional.

Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, Dr. Syofriza Syofyan, S.E., M.E., mengapresiasi kolaborasi IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ dalam menghadirkan diskusi tersebut.

Menurutnya, forum ini memiliki nilai strategis untuk mempererat hubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa juga perlu memahami bahwa keilmuan Ekonomi Pembangunan tetap relevan di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.

Keterlibatan alumni dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya jejaring profesional sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi. Alumni tidak hanya berperan menjaga hubungan dengan almamater, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan, berbagi pengalaman, memberikan pendampingan karier, hingga membuka akses terhadap peluang kerja dan kewirausahaan.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti berharap hubungan antara mahasiswa, alumni, dan dunia usaha dapat semakin erat. Dengan demikian, mahasiswa memiliki bekal lebih luas untuk menghadapi perubahan dunia kerja dan mengembangkan karier di berbagai sektor.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya