Berita

Kementerian Koperasi bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan Program Pengumpulan Minyak Jelantah. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Dari Limbah Menjadi Berkah
KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 22:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Koperasi bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan Program Pengumpulan Minyak Jelantah (Used Cooking Oil/UCO) yang nanti akan diolah oleh Pertamina menjadi Avtur dan BBM jenis lainnya. 

Program ini diluncurkan di Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Program yang merupakan implementasi kerja sama strategis antara Kementerian Koperasi dan PT Pertamina Patra Niaga ini menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi sirkular sekaligus penghubung antara rumah tangga, koperasi, industri, dan rantai pasok energi nasional.

Program percontohan ini dijalankan melibatkan KDMP Dawuhan, KKMP Kober, KKMP Karanglewas, dan KKMP Karangwangkal.


Menteri Koperasi Ferry Juliantono, menegaskan bahwa program ini menunjukkan bagaimana koperasi mampu mengubah potensi ekonomi yang selama ini tercecer di masyarakat menjadi sumber kesejahteraan rakyat. 

"Program pengumpulan UCO bukan sekadar mengelola limbah, melainkan mengubah sesuatu yang selama ini dibuang menjadi sumber penghasilan, sumber usaha baru koperasi, dan sumber nilai tambah bagi masyarakat," ujar Ferry dikutip Kamis 29 Oktober 2026.

Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, menjelaskan bahwa minyak jelantah kini telah menjadi komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi nyata. 

Melalui kerja sama ini, setiap liter minyak jelantah yang dikumpulkan koperasi dihargai oleh PT Pertamina Patra Niaga sekitar Rp5.000 hingga Rp6.500 per liter. 

"Potensi ekonomi yang selama ini tercecer di dapur rumah tangga kini dapat dihimpun menjadi kekuatan ekonomi rakyat melalui koperasi," tegasnya.

Lebih lanjut, Panel Barus menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga atas dukungannya dalam membangun ekosistem usaha baru bagi koperasi. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Pertamina di bawah kepemimpinan Bapak Simon Aloysius Mantiri. Yang sedang kita bangun bukan sekadar bisnis minyak jelantah, melainkan ekosistem yang menghubungkan rakyat, koperasi, dan industri energi nasional," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya