Berita

Jaringan toko kelontong SRC Indonesia. (Foto: Istimewa)

Mikro

SRC Perluas Akses Pasar UMKM melalui Pojok Lokal

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 16:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jaringan toko kelontong turut memainkan peran strategis dalam memperluas akses pasar bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Melalui program Pojok Lokal yang menyediakan ruang khusus bagi produk UMKM untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui jaringan SRC, omzet produk UMKM yang dipasarkan mencapai Rp12,9 triliun pada 2026, meningkat 128 persen dibandingkan 2023 berdasarkan riset Kompas Gramedia (KG) Media 2026.

Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto mengatakan bahwa toko kelontong memiliki potensi untuk memberikan dampak yang lebih luas ketika terhubung dengan pelaku UMKM dan komunitas di sekitarnya. 


Menurut Romulus, toko kelontong bukan hanya berperan sebagai tempat masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun juga menjadi pintu masuk bagi produk-produk UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
 
“Melalui Pojok Lokal, kami ingin mempertemukan potensi produk lokal dengan jaringan toko yang dekat dengan masyarakat, sehingga peluang pertumbuhan dapat dirasakan oleh pemilik toko maupun pelaku UMKM,” kata Romulus melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 29 Oktober 2026.
 
Keberadaan Pojok Lokal juga memberikan nilai tambah bagi pemilik toko dengan menghadirkan pilihan produk yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. 

Selain membuka peluang pasar yang lebih luas melalui Pojok Lokal, SRC juga memperkuat kapasitas pemilik toko melalui Paguyuban SRC. Komunitas ini menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta mendorong pengembangan usaha. 

Kedua inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen SRC selama 18 tahun dalam mendukung pertumbuhan toko kelontong sekaligus memperkuat kolaborasi di tingkat komunitas.

Sejak diinisiasi pada 2008 dengan hanya 57 toko yang tergabung dalam jaringan SRC di Kota Medan, SRC terus berkembang dan tersebar di seluruh kota dan kabupaten di 38 provinsi di Indonesia. 

Saat ini, jaringan SRC telah mencakup lebih dari 250.000 Toko SRC, 10.000 Paguyuban SRC, dan 6.300 Mitra SRC di berbagai wilayah Indonesia.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya