Berita

CIO BPI Danantara Pandu Sjahrir (Foto: Istimewa)

Bursa

Pandu Sjahrir Buka Suara soal Kepemilikan Saham di PT Supra Sekuritas

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan duduk perkara kepemilikan saham minoritas tidak langsung di PT Supra Sekuritas Indonesia setelah namanya disorot dalam laporan Bloomberg.

Perusahaan pialang tersebut dikaitkan dengan sanksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kasus dugaan manipulasi perdagangan saham di pasar modal Indonesia.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis, 29 Oktober 2026, Pandu mengaku telah berinvestasi di berbagai perusahaan selama puluhan tahun, mulai dari perusahaan rintisan, media, teknologi hingga jasa keuangan.


Namun mayoritas kepemilikan sahamnya di berbagai perusahaan termasuk PT Supra Sekuritas Indonesia bersifat minoritas dan pasif. 

Pandu menyebut dirinya tidak terlibat dalam pengelolaan operasional, struktur kepengurusan, maupun proses pengambilan keputusan perusahaan.

"Tak terlibat di operasional harian, tidak terlibat di jajaran direksi maupun komisaris, tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Termasuk di Supra Sekuritas yang menjadi bahasan Bloomberg," tegas Pandu dalam unggahan tersebut. 

CIO Danantara itu menilai kepemilikan saham tidak serta-merta menjadikan seseorang bagian dari manajemen maupun pihak yang bertanggung jawab atas seluruh tindakan perusahaan. 

“Sederhananya: setiap orang bisa saja memiliki saham sebuah bank, bukan artinya ia menjadi bagian dari manajemennya,” kata dia.

Pandu juga menegaskan dukungannya terhadap langkah regulator dalam menindak pelanggaran di pasar modal. 

Dia menyatakan bahwa status sebagai pemegang saham perlu dibedakan dari tanggung jawab atas tindakan perusahaan, sementara temuan regulator harus ditangani melalui mekanisme hukum dan regulasi yang berlaku. 

“Saya dukung OJK dan otoritas terkait menjatuhkan sanksi ke semua yang terlibat dalam praktik-praktik tidak benar di pasar modal kita, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Bloomberg, Pandu memiliki saham minoritas tidak langsung sebesar 27,5 persen di Supra Sekuritas melalui PT Asha Artha Sehati. Kepemilikan tersebut tercatat sejak akhir 2023. 

Sementara itu, OJK sebelumnya mengumumkan sanksi terkait dugaan pelanggaran pasar modal yang melibatkan tiga emiten, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dengan total denda Rp2,1 triliun. 

Meski demikian, OJK belum mengumumkan identitas lengkap seluruh anggota bursa yang dikenai sanksi, dan Pandu tidak disebut sebagai pihak yang dituduh melakukan pelanggaran.

Bloomberg dalam laporannya menulis tidak ada indikasi bahwa Pandu memperoleh keuntungan dari investasinya di Supra Sekuritas atau mengetahui aktivitas perdagangan saham DSSA oleh perusahaan tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya