Berita

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji (kanan) dan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto (kiri). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Energi

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 12:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia perlu diperluas, tidak hanya mengandalkan mobil hybrid.

Kementerian Perindustrian menekankan hal agar Toyota dapat melangkah lebih jauh mengembangkan kendaraan listrik.

“Sekarang sudah ada hybrid, sudah berjalan. Tapi kita minta Toyota supaya juga melangkah lebih jauh ke kendaraan listrik penuh atau full electric,” kata Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji usai audiensi dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Selasa, 27 Oktober 2026


Menurutnya, Indonesia memiliki modal untuk memperkuat pengembangan kendaraan listrik karena pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan ekosistem baterai. Toyota sendiri telah memiliki pabrik baterai untuk kendaraan hybrid yang produknya diekspor ke negara lain.

“Tapi kita minta bukan hanya hybrid, melainkan juga melangkah ke kendaraan listrik berbasis baterai penuh,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, mengatakan perusahaan telah memiliki kendaraan BEV yang diproduksi di Indonesia. Toyota juga menyiapkan sejumlah model kendaraan listrik berbasis baterai untuk pengembangan ke depan.

“Mengenai BEV, kami sekarang sudah punya yang diproduksi di Indonesia. Kami juga sudah menyiapkan model-model BEV untuk ke depannya yang bisa cocok dengan Indonesia,” ujar Nandi.

Sarmuji berharap pengembangan kendaraan listrik oleh Toyota dapat memperkuat industri otomotif nasional sekaligus mendorong peningkatan produksi dan perluasan lapangan kerja.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya