Berita

Kegiatan PT CNI. (Foto: Istimewa)

Energi

Keberlanjutan Investasi Nikel PT CNI Dinilai Penting buat Dongkrak Ekonomi Nasional

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 00:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberlanjutan  investasi nikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dinilai penting bagi perekonomian masyarakat sekaligus mendukung agenda hilirisasi mineral Indonesia. 

Dukungan tersebut disampaikan 10 organisasi masyarakat lokal dan adat di Kecamatan Wolo yang berharap aktivitas industri perusahaan terus memberikan manfaat bagi lapangan kerja, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perputaran ekonomi daerah.

Sikap tersebut disampaikan dalam konsolidasi bersama pada Jumat, 23 Oktober 2026. Para perwakilan organisasi menilai keberadaan CNI telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Wolo dan berharap keberlanjutan investasi tetap menjadi perhatian pemerintah, dengan tetap mengedepankan kepastian hukum serta tanggung jawab perusahaan.


Ketua Forum Masyarakat Ulu Wolo-Lalonggopi (Formula), Kasnuddin Arif, yang mewakili organisasi masyarakat di Kecamatan Wolo, mengatakan bahwa keputusan yang berkaitan dengan masa depan investasi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada kegiatan perusahaan dan mitra usahanya.

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Namun, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat, termasuk lapangan kerja, usaha lokal, dan keluarga yang bergantung pada aktivitas perusahaan,” ujar Kasnuddin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 25 Oktober 2026.

Konsolidasi tersebut melibatkan 10 organisasi masyarakat lokal dan adat yang berada di sekitar wilayah operasional CNI di Kecamatan Wolo. Mereka terdiri atas MATA Wolo, FORMAPI, PERKASA, FORMABES, FORMULA, Tamalaki Sangia Mekongga, Tamalaki Bunduwula Tebawo, Tamalaki Kinea Mekongga, Tamalaki Sangia Nilulo, dan Tamalaki Polapi Wonua Mekongga.

Menurut Kasnuddin, dukungan tersebut didasarkan pada manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dari aktivitas perusahaan. Ia menilai aspirasi warga yang berinteraksi langsung dengan kegiatan industri perlu menjadi bagian dari pertimbangan dalam merumuskan kebijakan terkait keberlanjutan investasi.

Ia juga berharap pemerintah membuka ruang dialog yang melibatkan perusahaan, masyarakat, dan pihak terkait agar berbagai persoalan dapat dibahas secara proporsional.

Bagi masyarakat Wolo, keberlanjutan investasi tidak hanya menyangkut kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga berkaitan dengan kesempatan kerja, aktivitas usaha, dan masa depan ekonomi keluarga.

Investasi Nikel Menggerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal

Menurut para perwakilan organisasi masyarakat, aktivitas PT CNI turut menggerakkan perekonomian di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Perputaran ekonomi tersebut terlihat dari berkembangnya berbagai usaha lokal, mulai dari kios, usaha kuliner, kedai kopi, penjual minuman, hingga pasar sore di Kelurahan Wolo dan Desa Muara Lapao-Pao.

Kegiatan industri juga menciptakan kebutuhan terhadap berbagai layanan pendukung, termasuk transportasi, logistik, penyediaan barang, dan jasa. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri.

Selain tenaga kerja, ekosistem ekonomi tersebut mencakup pemasok barang dan jasa, mitra usaha, serta pelaku UMKM yang melayani kebutuhan masyarakat dan aktivitas perusahaan.

Kasnuddin menyebut ribuan orang menggantungkan mata pencaharian pada perusahaan dan jaringan mitra usahanya. Karena itu, ia berharap keberlanjutan investasi dapat menjaga kegiatan ekonomi yang telah berkembang sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Komitmen ini kami buat karena kehadiran PT CNI dampaknya jelas dan telah dirasakan. Kami berharap manfaat ekonomi tersebut dapat terus berlanjut bagi masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, dampak investasi diharapkan semakin luas melalui peningkatan kesempatan kerja bagi tenaga lokal, pengembangan keterampilan, dan kemitraan yang memberikan ruang lebih besar bagi UMKM di Kabupaten Kolaka.



Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya