Berita

Presiden Prabowo Subianto di SPPG Palmerah (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

MINGGU, 25 OKTOBER 2026 | 19:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih menghadapi persoalan kepuasan publik. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat 64 persen responden menyatakan tidak puas terhadap program tersebut.

Angka itu terdiri dari 52 persen responden yang mengaku tidak puas dan 12 persen lainnya menyatakan sangat tidak puas. Sementara itu, responden yang merasa puas mencapai 27 persen dan sangat puas sebesar 9 persen.

Temuan tersebut dipaparkan Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam rilis survei bertajuk “Refleksi Dua Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih” yang digelar secara daring, Minggu, 25 Oktober 2026.


Dedi menjelaskan, tingkat kesadaran masyarakat terhadap program MBG sebenarnya sudah tinggi. Sebanyak 39 persen responden mengetahui program tersebut meski bukan penerima manfaat, sedangkan 24 persen mengetahui sekaligus menjadi penerima. Hanya 2 persen responden yang mengaku tidak mengetahui program MBG sama sekali.

Tingginya tingkat pengenalan masyarakat terhadap MBG tersebut belum diikuti kepuasan yang sebanding. Hasil survei ini menunjukkan bahwa popularitas program belum otomatis berbanding lurus dengan penilaian positif masyarakat.

Di sisi lain, penilaian publik terhadap kondisi ekonomi juga masih menyisakan catatan. Survei IPO mencatat 41 persen responden tidak puas terhadap kondisi ekonomi saat ini, terdiri dari 37 persen yang tidak puas dan 4 persen yang sangat tidak puas.

Dedi menilai persepsi terhadap kondisi ekonomi dan penilaian atas kinerja para menteri tidak selalu bergerak searah. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap para pembantu presiden bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penilaian tersebut.

“Kondisi ekonomi yang dianggap baik ternyata tidak linier dengan penilaian terhadap para menteri, ini bisa jadi adanya faktor kepercayaan publik pada menteri berkaitan,” ujar Dedi kepada Kantor Berita RMOLJabar.

Ia menambahkan, kondisi tersebut mengindikasikan kinerja menteri, khususnya di bidang ekonomi, belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.

Survei IPO dilakukan secara nasional dengan melibatkan 1.200 responden menggunakan metode Multi Stage Random Sampling atau penarikan sampel acak bertingkat hingga tingkat rukun tetangga (RT).

Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden merupakan warga berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah dan bukan anggota keluarga aktif TNI maupun Polri.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya