Berita

Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan dan Wakil Kepala Bakom RI Fadli Tri Hartono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

JUMAT, 23 OKTOBER 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, ditandai kenaikan kesejahteraan petani dan upah buruh.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026. Capaian ini turut didorong belanja pemerintah pada awal tahun yang memancing aktivitas sektor swasta.

“Pemerintah sudah menjelaskan bahwa ada front loading, itu memang government spending di awal tahun itu besar-besaran sehingga memancing swasta dan lain-lain itu chip in dan itu memang menghasilkan 5,6 persen,” ujar Syahganda dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Oktober 2026.


Menurutnya, keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka produk domestik bruto (PDB), tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu indikator yang disoroti adalah nilai tukar petani (NTP), disebut meningkat dari 124 pada akhir 2024 menjadi 131 pada September 2026. Sementara itu, nilai tukar nelayan (NTN) pada September 2026 tercatat sebesar 108,85 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Di sektor ketenagakerjaan, Syahganda mengklaim rata-rata kenaikan upah buruh mencapai 6,5 persen selama dua tahun terakhir. Ia membandingkan angka tersebut dengan rata-rata kenaikan upah sekitar 1 persen pada periode sebelumnya.

“Artinya ini ada shifting paradigm di mana Bapak Presiden itu pertumbuhan itu harus inklusif. Harus diarahkan kepada orang-orang yang di lapisan bawah,” katanya.

Meski menilai terdapat kemajuan, pemerintah masih menghadapi tantangan berupa menyusutnya kelompok masyarakat kelas menengah. Sekitar 11 juta orang dari kelompok kelas menengah disebut turun ke kelompok kelas menengah bawah. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah pada 2027.

Syahganda menambahkan, pemerintah berencana mendorong sektor industri otomotif pada tahun depan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja, termasuk bagi kelompok kelas menengah yang terdampak tekanan ekonomi.

“Secara overall ini memang Presiden telah berhasil untuk melakukan, satu yang disebut pertumbuhan inklusif dan memastikan rakyat kita itu ikut tumbuh dalam pertumbuhan itu,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya