Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: RMOL)

Politik

Nasib Gibran Ditentukan Usai Masa Reses DPR

JUMAT, 23 OKTOBER 2026 | 02:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pembahasan soal nasib politik Wapres Gibran Rakabuming Raka berpeluang ditentukan usai DPR menjalani masa reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027  pada 9 November 2026.

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Jumat 23 Oktober 2026.

"Perkembangan sikap DPR setelah masa reses perlu dicermati untuk mengetahui apakah persoalan tersebut akan berlanjut menjadi agenda politik dan pembahasan kelembagaan," kata Amir.


Amir juga menyinggung kemungkinan komunikasi antara PDIP, PKS, dan kekuatan politik lainnya.

“Kalau ada komunikasi antarpihak mengenai persoalan Gibran, kita lihat bagaimana perkembangannya setelah DPR kembali bekerja,” kata Amir.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, partainya mulai menjajaki komunikasi dengan fraksi-fraksi lain di DPR, untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai polemik ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka. Ia berharap komunikasi tersebut membuahkan hasil.

Mardani mengatakan, masyarakat di akar rumput memandang keputusan MK terkait ijazah Gibran telah memiliki landasan hukum yang kuat. PKS berupaya menjembatani keinginan masyarakat agar putusan tersebut diamini DPR.

"Posisi sekarang kita sedang berkomunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada hasilnya dalam waktu dekat," kata Mardani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 22 Oktober 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya