Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Energi

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. 

Langkah yang dilakukan meliputi penguatan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM, penambahan jam operasional SPBU, penguatan personel lintas fungsi, serta penambahan armada Mobil Tangki guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa perusahaan terus memaksimalkan seluruh sumber daya dan mengintensifkan koordinasi lintas fungsi untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali.


“Kami memperkuat pasokan, menambah jam operasional SPBU, mengerahkan dukungan personel, serta mengoptimalkan armada distribusi. Seluruh langkah ini dilakukan secara terpadu agar penyaluran BBM semakin optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Kitty dalam keterangannya, Rabu 14 Oktober 2026.

Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14-17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran. 

Berdasarkan jadwal kedatangan kapal yang disiapkan, total tambahan pasokan mencapai 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. 

Tambahan pasokan ini diharapkan memperkuat ketersediaan BBM dan mendukung kelancaran penyaluran ke SPBU di Bali.

Selain penguatan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan jam pelayanan SPBU di Kota Denpasar. Dari sebelumnya 24 SPBU yang beroperasi selama 24 jam, perusahaan menyiapkan penambahan 60 SPBU dengan jam operasional yang sama. 

Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM dan memberikan lebih banyak pilihan waktu pengisian.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Kitty.

Penguatan personel dilakukan melalui penambahan operator SPBU cadangan serta koordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan operasional. 

Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengemudi Mobil Tangki cadangan sebagai langkah antisipasi apabila pengemudi membutuhkan waktu istirahat, sehingga keselamatan kerja dan kelancaran distribusi tetap terjaga.

Pertamina Patra Niaga turut memperkuat dukungan personel internal dari Jakarta dengan melibatkan berbagai fungsi dan unit kerja untuk membantu percepatan pemulihan layanan BBM di Bali. 

Dukungan lintas fungsi tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi operasional, distribusi, penjualan, serta komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

Pada sisi distribusi, perusahaan terus mengupayakan penambahan armada Mobil Tangki, termasuk dengan mengalihkan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat penyaluran BBM ke SPBU dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Untuk membantu mengurai antrean, Pertamina Patra Niaga juga mengupayakan optimalisasi layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional dan keselamatan yang berlaku. 

Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait. 

Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti informasi resmi Pertamina mengenai ketersediaan pasokan dan layanan SPBU di Bali.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya