Berita

iPhone 18 Pro/Apple

Tekno

Alasan Apple Pangkas Produksi iPhone 18 Pro Akibat Sepi Peminat

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 19:03 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Permintaan pasar terhadap lini ponsel pintar terbaru besutan Apple tampaknya tidak berjalan sesuai harapan.

Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia, Apple Inc. terpaksa mengambil langkah konservatif dengan memangkas pemesanan komponen untuk iPhone 18 Pro sekitar 15% hingga 20% menyusul tingkat penjualan yang kurang bergairah.

Lonjakan harga komponen chip global menjadi salah satu pemicu utama di balik lesunya minat konsumen ini.


Tingginya perebutan pasokan memori canggih untuk kebutuhan pusat data kecerdasan buatan (AI) membuat biaya produksi melonjak drastis.

Berdasarkan catatan TrendForce, komponen dasar (bill of materials atau BoM) untuk iPhone 18 Pro varian 256 GB mengalami lonjakan tahunan hingga sekitar 38% jika dibandingkan dengan model generasi sebelumnya.

Demi menjaga margin keuntungan di tengah tantangan ekonomi global yang kian menantang, Apple terpaksa menaikkan harga jual sebesar US$100 untuk model terbarunya.

Saat ini, iPhone 18 Pro dipasarkan dengan harga mulai dari US$1.199, sementara versi tertingginya yaitu iPhone 18 Pro Max dibanderol seharga US$1.299.

Kenaikan harga ini mengikuti jejak kebijakan serupa yang sebelumnya diterapkan pada lini iPhone Air di tahun 2025 serta iPhone 17e di tahun 2026.

Sejumlah sumber internal yang mengetahui proses pembuatan kebijakan tersebut mengungkapkan bahwa pemangkasan jumlah komponen mencapai kisaran 15% lebih rendah dibandingkan proyeksi awal perusahaan.

Kondisi ini mencerminkan bagaimana tekanan ekonomi global serta mahalnya komponen semikonduktor modern mulai berdampak langsung pada strategi bisnis raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya