Berita

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Makassar. (Foto: Istimewa)

Hukum

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 17:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan bibit nanas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Makassar, Senin 12 Oktober 2026.

Dalam kesaksiannya, Bahtiar menjelaskan secara runut disertai data, dokumentasi serta hasil pertemuan sejak menjabat sebagai Pj Gubernur Sulsel pada 5 September 2023. Termasuk program pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHBun) Sulsel Tahun Anggaran 2024. 

Ia menegaskan, tidak pernah cawe-cawe, apalagi menitipkan proyek ataupun mengarahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjalankan pengadaan teknis di Dinas DTPHBun tersebut.


“Saya pastikan tidak ada titipan pada 12 September 2023 saat rapat bersama OPD,” kata Bahtiar dalam persidangan.

Bahtiar juga menegaskan tidak pernah memberikan perintah ataupun melakukan intervensi dalam perencanaan program pengadaan bibit nanas di Dinas DTPHBun.

Bahtiar menyatakan bahwa program pengadaan bibit nanas tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan teknis Dinas DTPHBun. Ia juga memastikan tidak ada aliran dana dari jajaran dinas maupun rekanan yang terlibat dalam pengadaan tersebut.

"Saya pastikan tidak ada aliran dana apa pun dari jajaran dinas termasuk rekanan dari pengadaan bibit nanas tersebut, jadi itu sepenuhnya menjadi wilayah teknis di Dinas DTPHBun," kata Bahtiar.

Bahtiar menjelaskan bahwa rapat pada 12 September 2023 bersama OPD, berlangsung setelah dirinya mulai menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur Sulsel pada 5 September 2023. 

Ia menjabat Pj Gubernur Sulsel hingga 16 Mei 2024 sebelum kemudian diangkat menjadi Pj Gubernur Sulawesi Barat.

"Saya juga punya dokumentasi terkait dengan  pembahasan- pembahasan dan laporan TAPD,” kata Bahtiar saat Jaksa menanyakan hasil pemeriksaan yang diperoleh dari sejumlah saksi saksi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya