Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Wacana Pemakzulan Gibran, Ujian Sikap Partai Politik

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai telah bergeser dari persoalan hukum menjadi persoalan politik.

Pengamat politik sekaligus Direktur SCL Taktika Konsultan, Iqbal Themi, menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi pintu masuk menguatnya kembali wacana pemakzulan Gibran. Namun, kelanjutannya akan ditentukan oleh sikap partai-partai politik di DPR.

“Putusan MK adalah pintu masuk, tetapi bukan mesin penggerak pemakzulan. Mesin politiknya tetap berada di DPR,” kata Iqbal kepada wartawan, Selasa 13 Oktober 2026.


Menurut Iqbal, karena itu respons partai politik kini menjadi lebih penting daripada memperdebatkan kembali isi putusan MK.

Sejauh ini, kata dia, belum terlihat partai yang secara terbuka mengambil posisi sebagai motor pemakzulan. Mayoritas masih memilih mengkaji putusan, memonitor perkembangan, menerima aspirasi, atau belum menentukan sikap resmi.

Iqbal menilai pilihan kata seperti mengkaji, memonitor, mengalkulasi, dan berkomunikasi bukan sekadar bahasa normatif.

“Ini adalah bahasa kehati-hatian politik. Partai belum ingin menutup pintu, tetapi juga belum ingin menanggung risiko menjadi pihak pertama yang membuka pintu pemakzulan,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan partai sedang memainkan strategic ambiguity atau ambiguitas strategis, tetap membuka ruang terhadap perkembangan opini publik tanpa segera mengambil posisi yang berisiko terhadap hubungan dengan pemerintahan.

Secara konstitusional, mekanisme pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden telah diatur dalam Pasal 7A dan Pasal 7B UUD 1945. Namun, MK sendiri tidak memutus pemberhentian Gibran, sementara proses pemakzulan tetap membutuhkan kekuatan politik di DPR.

Karena itu, menurut Iqbal, ukuran terpenting saat ini bukan seberapa ramai isu tersebut berkembang di ruang publik, melainkan apakah mulai terjadi pergeseran sikap fraksi di parlemen.

“Indikatornya sederhana, apakah mulai ada pergeseran sikap fraksi di DPR. Kalau tidak ada perubahan konfigurasi politik di parlemen, isu ini kemungkinan besar berhenti sebagai tekanan politik saja,” katanya.

Sebaliknya, dinamika dapat berubah apabila ada partai yang mulai menerjemahkan wacana tersebut menjadi sikap politik resmi.

“Begitu ada partai yang mengubah wacana menjadi sikap resmi, isu ini naik kelas. Dari kontroversi publik menjadi pertarungan politik di parlemen,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya