Berita

Perwakilan KIPP-AKSI menyerahkan surat ke Fraksi PKB. /RMOL Faisal Aristama

Politik

Sempat Tertahan, KIPP-AKSI Akhirnya Serahkan Surat Angket Gibran ke Fraksi PKB

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia bersama Aliansi Kolektif Sipil (AKSI) untuk Angket Gibran akhirnya menyerahkan surat desakan penggunaan hak angket kepada Fraksi PKB DPR RI, setelah sempat mengalami kendala.

Perwakilan KIPP dan AKSI, Ray Rangkuti, mengatakan surat tersebut berisi permintaan agar PKB mengambil inisiatif mendorong hak angket untuk mengusut polemik persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Oleh karena itulah sama-sama hari ini kita bertekad mendorong Fraksi PKB untuk mengambil inisiatif melakukan hak angket,” kata Ray di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.


Menurut Ray, hak angket diperlukan untuk mengklarifikasi polemik mengenai ijazah Gibran yang terus menjadi perdebatan publik. DPR dinilai dapat memfasilitasi pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka.

Ray juga meminta PKB mendorong seleksi penyelenggara pemilu yang berintegritas, independen, dan jujur, menyusul berbagai persoalan dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024.

“Karena kita ingin sama-sama setop kebohongan!” tegas Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia ini.

Menghadapi hal itu, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Khozin, mengatakan pihaknya menerima surat dan aspirasi KIPP-AKSI untuk dibahas lebih lanjut.

Namun, audiensi lanjutan akan dijadwalkan kembali karena DPR tengah memasuki masa reses, sehingga agenda anggota dewan dipusatkan di daerah pemilihan masing-masing.

“Jadi setelah pertemuan ini, kami menerima suratnya secara resmi, nantinya akan kita tindak lanjuti, akan kita bahas, lakukan pendalaman, kajian, kalkulasi, dan seterusnya,” ujar Khozin.

Sebelumnya, mereka yang dijadwalkan beraudiensi dengan Fraksi PKB DPR RI, tertahan di pintu masuk Gedung DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 13 Oktober 2026. 

Pantauan RMOL di lokasi, Perwakilan KIPP, Ray Rangkuti, Lucius Karus, bersama perwakilan AKSI, Ubedilah Badrun, Effendi Ghazali, Mahasiswa dan sejumlah masyarakat sipil lainnya tidak diperbolehkan masuk oleh Pamdal DPR RI di area Visitor Management Sistem. 

Setelah menunggu sejam lebih, masyarakat sipil dan mahasiswa ini pun mulai gerah lantaran masih belum diperbolehkan masuk menemui Fraksi PKB yang sudah dijadwalkan. Akhirnya, sempat terjadi adu mulu antara masyarakat sipil dan pihak Kesejkenan DPR.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya