Berita

Ilustrasi

Bursa

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa mengawali pekan dengan kinerja positif pada perdagangan Senin 12 Oktober 2026 waktu setempat,  ditopang oleh lonjakan saham perbankan yang meredam tekanan dari kenaikan harga minyak. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 melompat 0,65 persen atau 4,10 poin ke posisi 635,65, mencatatkan penguatan dua hari beruntun menurut laporan Reuters. 

Bursa regional utama turut menghijau: DAX Jerman naik 0,76 persen (190,41 poin) ke 25.277,68, FTSE 100 Inggris menguat 0,99 persen (104,23 poin) ke 10.656,28, dan CAC 40 Prancis bertambah 0,38 persen (29,55 poin) menjadi 7.832,88.


Fokus investor kini beralih ke laporan keuangan emiten kuartal III untuk meredam sentimen negatif geopolitik. Meskipun LVMH asal Prancis mencatat pertumbuhan penjualan organik di bawah perkiraan akibat lemahnya permintaan fesyen dan barang kulit, ditambah penurunan penjualan sektor barang mewah, saham LVMH justru melesat 1,18 persen dan indeks sektor barang mewah naik 0,95 persen menjelang publikasi laporan. 

Perusahaan besar lain seperti ASML dan EQT juga dijadwalkan merilis kinerja keuangannya pekan ini. 

Saham perbankan menjadi motor penguatan utama. Di pasar komoditas, harga minyak bertahan di dekat level tertinggi dua pekan menyusul serangan di Arab Saudi. 

Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah zona Euro turut mendongkrak aset berisiko, meski kekhawatiran suku bunga tinggi tetap membayangi. Berdasarkan data LSEG, pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) menahan suku bunga pada Oktober sebelum potensi kenaikan 25 basis poin pada Desember, kendati ruang pengetatan dinilai terbatas akibat lemahnya pertumbuhan ekonomi.

Sejumlah saham individual turut mencatatkan pergerakan signifikan. Nordex melonjak 3,9 persen setelah pesanan kuartal III melejit 30 persen, Vallourec menguat 3,8 persen usai mengantongi kontrak TotalEnergies, dan Inwit naik 1,8 persen di tengah kabar rencana take-private. 

Sebaliknya, sektor telekomunikasi menjadi penekan pasar dengan indeksnya melemah 0,54 persen.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya