Berita

Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Parlemen

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 20:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR RI membuka peluang untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama penyelenggara pemilu untuk membahas tindak lanjut pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Tergantung pimpinan Komisi II dengan pimpinan DPR. Kalau memang ini dianggap urgent, bisa saja kan (RDP),” ungkap Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 12 Oktober 2026.


Meskipun DPR telah memasuki masa reses, kata Doli, namun Komisi II DPR telah menetapkan jadwal rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu. 

Sehingga, RDP bersama penyelenggara pemilu membahas putusan MK terkait pencalonan Wapres Gibran masih bisa dilakukan. 

“Jadwal Panja RUU Pemilu akan dimulai tanggal 2 November, yang itu masih masa reses. Dan memang salah satu nanti yang di awal kami panggil itu adalah penyelenggara pemilu. Nah, apakah pas di situ ataukah perlu dianggap lebih cepat sebelumnya,” kata Legislator Golkar ini.

Kendati demikian, Doli menegaskan bahwa keputusan RDP harus melalui Pimpinan DPR dan juga Pimpinan Komisi II DPR. 

Lebih jauh, Doli menyebut bahwa pihaknya sangat siap buka-bukaan dengan pihak penyelenggara pemilu dalam menyikapi polemik pascaputusan MK terkait syarat cawapres Gibran tersebut. 

“Kalau memang dianggap ini sesuatu yang biasa saja untuk diklarifikasi, ya saya tergantung saja. Kami sudah siap,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya