Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. (Foto: Kemenhut)

Politik

Semua Pihak Diminta Waspadai Karhutla hingga Hujan Tiba

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 18:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh pihak diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa hujan alami di Kalsel baru akan hadir pada pertengahan November.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung penanganan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin, Senin, 12 Oktober 2026.

“Karena seperti yang disampaikan oleh BMKG, hujan alami itu baru akan hadir di Kalimantan Selatan ini pada pertengahan November atau dasarian kedua November,” ujar kata Raja Antoni.


Menurutnya, kondisi tersebut membuat seluruh pihak masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk terus menjaga kewaspadaan dan memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal. 

Ia meminta jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, hingga para relawan terus memperkuat koordinasi di lapangan.

“Oleh karena itu, masih ada sekitar satu bulan lagi ya, di mana saya berharap di bawah pimpinan Pak Gubernur, Kapolda, Pak Pangdam, dengan Manggala Agni, dengan relawan, semuanya untuk tetap waspada,” ujarnya.

Kewaspadaan ini penting dijaga mengingat sebagian wilayah Kalsel merupakan kawasan gambut. Ia mengingatkan kebakaran dapat kembali membesar apabila seluruh pihak lengah.

“Karena apabila kita lengah, Anda tahu di basisnya gambut, maka kebakaran ini satu waktu akan bisa meledak kembali,” tegasnya.

Menhut pun optimistis koordinasi seluruh unsur dapat menjaga kondisi hingga hujan alami tiba. 

“Insyaallah saya percaya ya dengan koordinasi yang sangat baik,” ujar Menhut Raja Antoni.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya