Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Parlemen

Cegah Duplikasi Tugas, BRAN dan ATR/BPN Harus Patuhi UU

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 17:11 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembagian kewenangan antara Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) harus jelas agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan urusan agraria.

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, meminta kedua lembaga menjalankan tugas sesuai mandat undang-undang karena memiliki fungsi yang berbeda.

"Masing-masing cukup menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undangnya saja, karena memang berbeda," ujar Agun kepada wartawan, Senin, 12 Oktober 2026. 


Ia menjelaskan, BRAN berfokus pada penyelesaian konflik pertanahan dan perumusan kebijakan reforma agraria untuk kepentingan rakyat.

"BRAN itu untuk penyelesaian konflik pertanahan, termasuk membuat kebijakan reforma agraria buat rakyat," kata Agun.

Sementara itu, Kementerian ATR/BPN bertugas menangani administrasi pertanahan, sertifikasi tanah, dan tata ruang.

"Kalau ATR/BPN, tugasnya menyelesaikan urusan sertifikasi penguasaan atau kepemilikan tanah serta tata ruangnya," ujar Agun.

Menurutnya, perbedaan fungsi tersebut harus menjadi acuan dalam pelaksanaan program dan kebijakan agraria agar masing-masing lembaga tidak mengambil alih kewenangan lembaga lain.

"Jangan sampai terjadi tumpang tindih. Yang satu menjalankan fungsi penyelesaian konflik dan kebijakan reforma agraria, sementara yang lain menjalankan tugas di bidang pertanahan dan tata ruang sesuai kewenangannya," kata Agun.

Agun menekankan, kedua lembaga tetap perlu berkoordinasi dan saling mendukung dengan tetap menjalankan fungsi masing-masing. Kejelasan pembagian kewenangan diperlukan agar pelaksanaan kebijakan agraria berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya