Berita

Peluncuran alikasi Tata Warga dan One Partner di kantor Research and Development (R&D) perusahaan di Cibinong, Bogor. (Foto: Istimewa)

Tekno

Tersedia Aplikasi Berbasis AI untuk Layanan RT/RW dan Komunitas

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Administrasi dan pelayanan tingkat RT/RW kini mulai dijajaki lewat aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). 

PT Technosoft Indo Prima meluncurkan aplikasi Tata Warga dan One Partner dalam talkshow bertema "Smart Community Powered by AI" di kantor Research and Development (R&D) perusahaan di Cibinong, Bogor, Minggu 11 Oktober 2026.

Tata Warga dirancang untuk mendukung administrasi dan pelayanan RT/RW. Adapun One Partner dipakai untuk mengelola berbagai komunitas, mulai dari kelompok olahraga, PKK, organisasi sosial, komunitas keagamaan, hingga lingkungan kampus.


Acara peluncuran dihadiri Director PT Technosoft Indo Prima Deden Rahmawan, Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia Nusantara (IAIIN) Jakarta Prof. Arief Wibowo, dan pakar keamanan siber Irjen (Purn) Yehu Wangsajaya, dan Ketua RW 01 Sukahati Ma'mun Adizi.

Deden mengatakan, kedua aplikasi ini bukan sekadar aplikasi digital, melainkan upaya membangun tata kelola komunitas yang saling terhubung. Dengan memanfaatkan AI, layanan diharapkan lebih praktis, cepat, dan mudah diakses.

"AI menjadi sarana untuk mengolah pengetahuan dan memperluas kemampuan manusia. Namun, manusialah yang tetap menentukan arah, menetapkan tujuan, dan memberikan makna bagi setiap inovasi teknologi," kata Deden, dikutip Senin 12 Oktober 2026.

Kedua aplikasi dapat diakses lewat perintah suara. Melalui Tata Warga, misalnya, pengguna bisa mengajukan layanan administrasi seperti surat pengantar keterangan pindah. Sedangkan One Partner, anggota dapat memperoleh informasi administrasi komunitas, termasuk status pembayaran iuran.

Sementara Prof. Arief Wibowo menilai inovasi digital dapat memperkuat konektivitas masyarakat dan komunitas. Menurut dia, pemanfaatan teknologi perlu diiringi peningkatan literasi digital agar masyarakat bisa menggunakannya secara produktif.

"Dengan adanya inovasi dan teknologi, masyarakat berdaya, Indonesia akan sejahtera," kata Prof. Arief. 

Dari sisi fitur, Tata Warga memuat pendataan warga, pengumuman, pembayaran iuran, pengurusan surat, pengaduan, agenda kegiatan, pemungutan suara, laporan, dan marketplace warga. 

Aplikasi ini juga mempunyai tombol SOS yang mengirim notifikasi kepada ketua RW, ketua RT, serta koordinator keamanan atau satpam di lingkungan, dan terhubung ke layanan darurat 110 serta kebakaran.

Sedangkan One Partner menyediakan fitur pengelolaan anggota, iuran dan pembayaran, acara, kehadiran, arisan, koperasi, serta marketplace. Fitur-fitur itu dirancang untuk memudahkan pertukaran informasi kegiatan serta transaksi produk dan jasa antaranggota komunitas.

PT Technosoft Indo Prima menyatakan kedua aplikasi tersedia di Apple App Store dan Google Play Store sesuai ketersediaannya. Masyarakat dapat mencobanya tanpa biaya selama enam bulan sejak periode peluncuran.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya